Cara Ternak Dan Budidaya Belibis Putih Rumahan Untuk Pemula


Angsa putih yaitu jenis bebek yang paling banyak dibudidayakan di rumah. Budidaya angsa putih sangat mudah sehingga banyak diseleksi oleh para peternak. Angsa putih sendiri bisa dibudidayakan sebagai pedaging maupun petelur. Walaupun perawatannya sungguh mudah, bahkan tidak membutuhkan modal besar, akan namun belibis putih ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sehingga dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi pembudidaya.





Angsa putih sendiri memiliki ukuran yang cukup besar, alasannya adalah merupakan spesies angsa terbesar bersama dengan angsa hitam, angsa whooper serta belibis trompet. Memiliki ukuran panjang hingga 60 inchi dengan berat dapat meraih 22,7 kg, sedangkan bentangan sayapnya mampu meraih 3 meter.





Semakin lama, jumlah peternak angsa putih kian berkurang. Sedangkan usul pasar masih cukup tinggi, sehingga budidaya belibis putih akan sungguh menguntungkan. Angsa putih banyak diseleksi alasannya adalah memiliki daging yang lebih padat, telurnya lebih besar dan banyak.





Baca Juga : Rahasia Cara Budidaya Ayam Arab Paling Lengkap dan Rinci





Cara Budidaya Angsa Putih bagi Pemula










1. Mempersiapkan Kandang





mempersiapkan kandang
(Sumber: Hobiternak.com)




Kandang yakni hal terpenting dalam budidaya belibis putih. Bentuk sangkar angsa putih tidak seperti sangkar ayam, melainkan dibuat mirip sangkar umbaran dengan atap selaku pelindung dari hujan serta terik matahari.





Angsa putih memiliki ukuran yang besar, akan rentan membuat bebek stres kalau diposisikan di sangkar yang terlalu sempit. Patokan ukurannya, tiap satu ekor bebek putih diberikan kandang dengan panjang dan lebar kira-kira 1 x 1 meter. Sehingga belibis masih memiliki ruang untuk bergerak dengan bebas.





Pembuatan kandang angsa bahwasanya tidak membutuhkan biaya mahal dan materi yang high quality. Justru akan lebih direkomendasikan untuk menciptakan sangkar yang ramah lingkungan, yakni dengan memakai bambu. Akan lebih baik jika membuat dua jenis sangkar, ialah kandang untuk berteduh, dan satunya lagi yakni sangkar umbaran biar angsa mampu bebas bergerak.





Sesuaikan ukuran sangkar dengan jumlah angsa yang mau dibudidayakan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perhitungannya yaitu tiap bebek diberi ruang 1 x 1 meter. Bedakan sangkar untuk angsa sampaumur, belibis akil balig cukup akal dan belibis bawah umur. Kandang untuk belibis cukup umur dan cukup umur bisa dibentuk dengan desain simple, sedangkan sangkar untuk anakan dibuat biar mampu dipasangi bohlam semoga anakan tetap hangat.





Untuk setiap kandang, beri atap yang tidak mudah bocor, bisa dengan memakai genteng, seng, asbes dan lain sebagainya. Bangun kandangnya dengan bab depan menghadap timur, sehingga akan lebih gampang menerima sinar matahari pagi. Untuk lantai kandangnya, bisa berbentuktanah, atau kayu, maupun disemen. Lebih disarankan lantainya disemen biar lebih gampang ketika membersihkan kandangnya nanti.





Untuk sangkar remaja, berikan sarang bagi indukan untuk mengerami telur. Sarangnya cukup dibuat dari kotak berskala 30 x 30 x 30 cm, yang diisi dengan jerami kering maupun rumput. Bagian sekeliling sangkar selain pintunya, sebaiknya dilapisi dengan plastik agar terhindar angin.
Jangan lupa sediakan tempat meletakkan pakan di dalam sangkar yakni berupa baskom maupun baskom. Untuk kawasan minumnya, ada baiknya ditempatkan di luar kandang alasannya adalah lantai sangkar mesti dalam keadaan kering setiap waktu.





2. Memilih Bibit Unggul





Pemilihan hibrida menjadi aspek yang mempengaruhi keberhasilan budidaya bebek putih. Pemilihan bibit disesuaikan dengan tujuan budidaya, ingin budidaya untuk menciptakan angsa pedaging atau petelur.





Apabila ingin budidaya untuk menghasilkan angsa pedaging, maka diperlukan keturunan dari bibit angsa yang gemuk. Sedangkan jika ingin menciptakan bebek petelur, maka bibitnya harus mampu menghasilkan keturunan yang banyak.





Jenis bebek putih yang terbukti mempunyai kualitas unggul yaitu bebek putih impor, seperti Ambden, Pilgrim, Chinese, Toulouse serta African. Harganya memang lebih mahal, akan tetapi kualitas bibitnya juga unggulan. Namun tidak dilema bila memilih bibit setempat, pastinya harus dipilih dengan cermat agar dapat menciptakan keturunan yang juga berkualitas.





Bibit jantan dan betina yang telah ditemukan, kemudian dimasukkan ke dalam sangkar yang serupa. Umumnya angsa putih ini monogami, yaitu satu jantan mengawini satu betina. Namun di lapangan utamanya dalam budidaya tradisional, justru lebih kerap ditemukan satu jantan yang mampu mengawini sampai 3 betina sekaligus. Biarkan indukan melakukan kawin dengan sendirinya, alasannya adalah umumnya mereka akan lebih cepat birahi dan melaksanakan kawin secara mandiri tanpa santunan peternak.





Baca Juga : 10 Tips Budidaya Bebek Petelur Secara Modern





3. Pakan bagi Angsa Putih





pakan bagi angsa putih
(Sumber: Hobiternak.com)




Pakan untuk bebek sebenarnya tidak jauh berlainan dengan ayam. Angsa mampu diberi pakan berupa dedak, jagung, ampas tahu, gandum, nasi aking, daging bekicot cacah, sayuran, sisa makanan bahkan termasuk hewan-hewan kecil. Frekuensi santunan makan pada bebek dijalankan 2 kali dalam sehari, adalah di pagi dan sore hari. Untuk pakan siang hari, semestinya biarkan belibis mencari sendiri dengan cara melepasnya di sangkar umbaran. Angsa akan menyantap hewan-binatang kecil yang didapatkan di tanah.





Bagi angsa yang sedang dalam periode perkembangbiakan dan pemeliharaan, semestinya asupan pakannya 15% protein disertakan dengan vitamin dengan kadar yang sama. Tujuannya agar perkembangan dan perkembangannya lebih cepat sehingga mampu memajukan bikinan telur dan dagingnya.





4. Masa Bertelur dan Mengerami





Setelah indukan kawin dan menciptakan telur, inilah periode di mana peran pembudidaya cukup besar. Angsa putih memang akan mengerami telurnya sendiri, akan namun indukan tidak cukup terpelajar dalam mengerami telurnya, sebab belibis putih tidak mempunyai bulu yang sehangat bulu ayam. Sehingga kesudahannya pada umumnya telur angsa tidak menetas.





Untuk menyiasatinya, pembudidaya dapat menyisipkan telur belibis ke sarang ayam yang juga sedang era mengerami. Nantinya sehabis telur sudah menetas, barulah anakan dipindahkan ke sangkar khusus anakan bebek. Atau bila tidak memelihara ayam, menetaskan telur angsa bisa dilaksanakan dengan memakai inkubator.





5. Menjaga Kebersihan Kandang





Kebersihan sangkar belibis mesti dalam keadaan higienis setiap waktu. Lantai sangkar tidak boleh basah, karena jika bercampur dengan kotoran maka akan mengakibatkan penyakit pada angsa. Sehingga lebih direkomendasikan lantai kandang disemen.





Bersihkan kandang secara berkala dari sisa pakan, kotoran dan sebagainya. Jangan lewatkan juga untuk membersihkan daerah makan dan minumnya. Kebersihan kandang dan lingkungan sekeliling kandang selain mampu mempertahankan kesehatan dan produktivitas bebek putih, juga mampu menjaga bulunya tetap tampakindah. Biasanya penyakit yang menyerang yaitu lumpuh dan snot yang disebabkan oleh terjerat benang yang melilit kaki dan bengkak kuman.





Baca Juga : Panduan Memilih Alat Penetas Telur Terbaru 2020 untuk Pemula





6. Panen





panen
(Sumber: Berempat.com)




Panen angsa pedaging dikerjakan dikala bebek berusia 4 hingga 6 bulan. Karena bila dipanen terlalu bau tanah maka dagingnya akan alot. Sedangkan untuk panen telur angsa, seharusnya dikerjakan ketika bebek berusia 1 tahun. Masa produktivitas belibis terbilang cukup usang, adalah mampu hingga 10 tahun dengan sekali bertelur akan menciptakan sebanyak 10 telur. Baik daging maupun telurnya mampu dijual dengan harga tinggi menyesuaikan dengan harga pasar.





Jangan lupa untuk ikuti perkembangan situs web kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berang-Berang – Taksonomi, Morfologi, Jenis, Sebaran, Habitat & Sikap

Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Minuman Alami

Do Yous Ask A Plumber For The Install? (Code Rqmts)